Sejarah Berdirinya SD Yapenka

Pada awal tahun 1960 di Kelurahan Cipete Selatan (d/h Cipete Udik) belum ada lembaga yang menyelenggarakan pendidikan dasar. Lembaga pendidikan dasar yang terdekat pada waktu itu adalah Sekolah Rakyat Pela yang terletak di Jl. RS. Fatmawati tepatnya pada sudut Jl. Abdul Majid saat ini dan Sekolah Rakyat Blok A yang terletak di Jl. Jembatan Selatan, Blok A, Kebayoran Baru.

Pada saat itu di Kelurahan Cipete Udik, khususnya di RW 04, telah terbangun kompleks perumahan yang tergolong besar untuk ukuran tahun 1960. Yaitu Kompleks Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan dan Kompleks Perumahan Departemen Perindustrian dan Pertambangan.

Bagi para penghuni kedua kompleks yang berputra/i berusia pra sekolah dan tahun-tahun awal sekolah dasar dirasakan sulit dengan jarak rumah ke sekolah yang begitu jauh dengan kondisi transportasi yang jauh lebih sulit daripada kondisi saat ini.

Keprihatinan inilah yang menumbuhkan niat serta gagasan yang kuat bagi para penghuni kompleks untuk dapat menyelenggarakan pendidikan dasar bagi penghuni kedua kompleks dan masyarakat sekitarnya khususnya di Kelurahan Cipete Udik.

Niat tersebut diwujudkan pada tanggal 2 Mei 1962. Para Bapak di kedua kompleks tersebut yang kesemuanya saat ini telah meninggal dunia yaitu : Soenardjo Haditjaroko, Marah Adam Hasibuan, R. Tata Tresna, Soewawi Indrasaksana, Edhy Koesoemo, R. Brotomoeljono dimana para Bapak tersebut adalah pegawai Departemen PDK yang berdomisili di kompleks perumahan Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, selanjutnya : Sjahboeddin Gelar Sutan Radjo Naando, Pamoedji, R. Hartono, Firdaus Bachtiar, Een Soeharsa dimana para Bapak tersebut adalah pegawai Departemen Perindustrian dan Pertambangan yang berdomisili di komplek perumahan Departemen Perindustrian dan Pertambangan, mewujudkan niat tersebut dengan membentuk yayasan yang diberi nama Yayasan Pendidikan Kita disingkat YAPENKA. Pendirian Yayasan ini dicatatkan pada tanggal 16 Mei 1962 dengan Akta No 57 tertanggal 16 Mei 1962 yang di buat di depan Notaris Raden Soerojo Wongsowijoyo di Jakarta.

Pada awal penyelenggaraannya, kegiatan belajar dilaksanakan di garasi rumah Bapak Sjahboeddin Gelar Sutan Radjo Naando yang terletak di Jl. Cipete IX No. .. Hal ini lebih disebabkan belum mampunya para pendiri untuk membangun gedung sekolah. Sedangkan guru yang mengajar pada kelas tersebut adalah warga komplek yang saat itu telah pensiun yaitu (Alm) Bapak Prayogo dan (Almh) Ibu Soenarjo Brotopoerwoko.

Pada tahun tersebut, di sepanjang sisi sebelah Timur Jl. Cipete III terdapat lahan kosong milik Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan seluas kurang lebih 15.000 m2 yang sekitar 70% nya adalah tanah rawa. Hanya sekitar 5000 m2 yang apabila musim hujan tiba tidak tergenang air.

Diatas tanah inilah ruang belajar mulai dibangun dengan bahan bangunan dari reruntuhan SMP negeri XII yang masih dapat digunakan.

Meskipun demikian prestasi SD Yapenka tergolong yang sangat baik dibandingkan dengan sekolah lain yang ada saat itu.

Hingga saat ini dengan dedikasi seluruh pemangku kepentingan, Yapenka bertekad untuk menyelenggarakan pendidikan dasar serta menengah pertama yang terbaik.

YAPENKA
Mendidik.Mengajar.
Sejak 1962

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*